Minggu, 17 April 2016

Ayam Panggang Bangi, Gurih dan Bikin Nagih


Ayam Panggang Bangi, Inilah ayam panggang dengan bumbu dan tekstur yang berbeda dari ayam panggang pada umumnya. Ayam panggang ini kering saat disajikan, sangat berbeda dengan ayam panggang pada umumnya yang berlumur kecap dan basah. Ayam kampung yang telah dibakar berbalut bumbu rempah yang sangat gurih. Bumbu ini kering dan merah. Dari tampilanya orang pasti akan langsung merasakan sensasi pedas ayam panggang ini.

Bagi pecinta kuliner dari Kediri, pasti tidak asing dengan ayam panggang ini. Meski letaknya jauh di bagian utara Kota tahu, tidak menyurutkan penjelajah kuliner untuk mencari sensasi rasa ayam panggang Bangi. Dari Kota Kediri, kita harus menempuh jarak tidak kurang 30 Km untuk menemukan kuliner istimewa ini.
Perjalanan dimulai dari Jalan Mayor Bismo Kota Kediri ke arah Jombang. Meski jauh, namun jalan Kediri-Jombang ini relatif lebar dan tidak terlalu ramai. Sehingga waktu tempuh perjalanan bisa dipersingkat. Setelah tiba di pertigaan besar yang menjadi penghubung tiga Kabupaten, yakni Jombang, Kediri dan Nganjuk, lurus saja ke arah Jombang. Setelah itu kita akan menemukan perempatan kecil. Dari perempatan belok ke kanan kurang lebih 5 Km. Karena jalan ke arah ayam panggang Bangi harus melalui beberapa belokan, disarankan bagi yang akan ke sana bertanya ke warga arah ke Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kacamatan Purwoasri.
 
Warung ayam panggang Bangi tidak terlalu besar dan sederhana. Namun setiap hari mobil-mobil dari dalam dan luar kota berjajar rapi di depan warung. Tentu saja mereka ingin merasakan pedas gurih ayam panggang Bangi.



Tidak butuh waktu lama untuk menunggu pesanan ayam panggang ini. Pemilik warung telah menyiapkan ayam yang telah dipanggang. Saat pelanggan datang ayam-ayam tersebut tinggal di potong sesuai pesanan. Ayam panggang Bangi disajikan bersama kacang panjang rebus dan urap-urap. Rasa pedas bumbu ayam panggang dan bumbu urap-urap membuat sensasi pedas menyatu sempurna.
Bagi anda pecinta kuliner pedas, ayam panggang Bangi patut menjadi referensi.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar