Minggu, 17 April 2016

Resto Chilli Padi, Menikmati Kuliner Dengan View Pegunungan



Geliat wisata di Kota Batu membuat bisnis kuliner di daerah ini ikut berkembang. Sepanjang jalan dari arah Kota Malang menuju Kota Batu wisatawan bisa melihat berderet warung, resto, cafe maupun kedai-kedai makanan yang menjajakan berbagai penawaran menarik.  
Salah satu tempat makan yang berada di Jalan Raya Beji Kota Batu ini adalah Chilli Padi. Sebuah tempat makan dengan konsep resto minimalis. Sekilas tempat makan ini nampak seperti rumah makan pada umumnya. Namun begitu masuk ke lantai atas kita akan disuguhi view pegunungan khas Kota Batu yang memanjakan mata.


View pegunungan dengan hamparan sawah nan menghijau ini bisa dinikmati di sisi belakang resto lantai dua. Pemandangan alam ini berpadu dengan semilir angin yang akan membuat siapa saja yang berkunjung enggan beranjak. Bagi anda yang ingin menikmati makanan dengan pemandangan lalu lintas jalan raya Batu-Malang bisa memilih meja di bagian depan. Parkir kendaraan tersedia cukup luas di belakang resto.


Penataan ruangan resto tak kalah apik. Meja kursi dari kayu tertata rapi dan bersih. Di salah satu sudut ruangan terdapat tempat memesan makanan dengan konsep minibar.


Tersedia berbagai menu di resto ini. Diantaranya bebek goreng, mie, steak serta berbagai jenis minuman. Berbeda dengan resto pada umumnya, memesan makanan di tempat ini tidak butuh waktu lama untuk menunggu.

Bagi anda yang tengah berlibur ke Batu, tak ada salahnya untuk memanjakan lidah sekaligus mata di resto ini. Jika kita dari arah Kota Malang, lokasinya ada di kanan jalan Jalan Raya Beji. Sekitar 7 Km dari gapura perbatasan Kota Malang.(*)

Saat Tengkleng Tersaji Dengan Porsi Jumbo, Terciptalah Tengkleng Gajah


Sajian daging kambing yang didominasi tulang ini awalnya menjadi menu favorit bagi masyarakat Kota Solo. Rasanya yang gurih dan menggoda selera membuat kuliner yang awalnya hanya dinikmati masyarakat kelas bawah ini makin popular. Tidak hanya di Kota Solo, dari waktu ke waktu tengkleng makin popular di beberapa wilayah di sekitarnya. Salah satunya adalah Jogja.

Di salah satu warung di kota pelajar ini, tengkleng disajikan dengan porsi besar. Ukuran jumbo ini tentu saja akan membuat penikmat tengkleng di sini puas. Porsi yang tidak biasa inilah yang membuat pemilik warung menamakan menu andalanya dengan nama yang tidak lazim pula, yakni Tengkleng Gajah. 


 Warung Tengkleng Gajah ini terletak di Dusun Bulurejo, Minomartani, Ngaglik, Sleman. Meskipun terletak di perkampungan, akses menuju warung ini terbilang mudah. Dari pusat Kota Yogyakarta silahkan ikuti Jalan Kaliurang ke utara hingga kilometer 9,3. Sebelum lampu merah Merapi View ada pertigaan, silahkan belok kanan (arah timur). Susurilah jalan tersebut. Lokasi Tengkleng Gajah berjarak sekitar 1 km dari Jalan Kaliurang dan lokasinya di kanan jalan.



 Warung Tengkleng Gajah cukup luas dan bersih. Bagi anda yang membawa kendaraan roda dua maupun roda empat juga tersedia area parkir yang luas. Begitu menempati meja, anda akan disuguhi berbagai menu yang tersedia di warung ini. Sambil menunggu makanan dan minuman datang, anda bisa mengambil nasi sendiri di salah satu sudut ruangan warung. Tak butuh waktu lama untuk menikmati seporsi menu tengkleng gajah. Tengkleng dengan porsi jumbo siap memanjakan lidah. Tentu saja keistimewaan tengkleng gajah tidak hanya dari porsinya, dari segi rasa juga patut diacungi jempol. Rasa gurih dari daging kambing berpadu dengan manis dan pedas. 



Bagi anda penikmat daging kambing  yang berlibur di Jogja, menu tengkleng porsi jumbo ini wajib menjadi buruan kuliner.(*)


Ayam Panggang Bangi, Gurih dan Bikin Nagih


Ayam Panggang Bangi, Inilah ayam panggang dengan bumbu dan tekstur yang berbeda dari ayam panggang pada umumnya. Ayam panggang ini kering saat disajikan, sangat berbeda dengan ayam panggang pada umumnya yang berlumur kecap dan basah. Ayam kampung yang telah dibakar berbalut bumbu rempah yang sangat gurih. Bumbu ini kering dan merah. Dari tampilanya orang pasti akan langsung merasakan sensasi pedas ayam panggang ini.

Bagi pecinta kuliner dari Kediri, pasti tidak asing dengan ayam panggang ini. Meski letaknya jauh di bagian utara Kota tahu, tidak menyurutkan penjelajah kuliner untuk mencari sensasi rasa ayam panggang Bangi. Dari Kota Kediri, kita harus menempuh jarak tidak kurang 30 Km untuk menemukan kuliner istimewa ini.
Perjalanan dimulai dari Jalan Mayor Bismo Kota Kediri ke arah Jombang. Meski jauh, namun jalan Kediri-Jombang ini relatif lebar dan tidak terlalu ramai. Sehingga waktu tempuh perjalanan bisa dipersingkat. Setelah tiba di pertigaan besar yang menjadi penghubung tiga Kabupaten, yakni Jombang, Kediri dan Nganjuk, lurus saja ke arah Jombang. Setelah itu kita akan menemukan perempatan kecil. Dari perempatan belok ke kanan kurang lebih 5 Km. Karena jalan ke arah ayam panggang Bangi harus melalui beberapa belokan, disarankan bagi yang akan ke sana bertanya ke warga arah ke Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kacamatan Purwoasri.
 
Warung ayam panggang Bangi tidak terlalu besar dan sederhana. Namun setiap hari mobil-mobil dari dalam dan luar kota berjajar rapi di depan warung. Tentu saja mereka ingin merasakan pedas gurih ayam panggang Bangi.



Tidak butuh waktu lama untuk menunggu pesanan ayam panggang ini. Pemilik warung telah menyiapkan ayam yang telah dipanggang. Saat pelanggan datang ayam-ayam tersebut tinggal di potong sesuai pesanan. Ayam panggang Bangi disajikan bersama kacang panjang rebus dan urap-urap. Rasa pedas bumbu ayam panggang dan bumbu urap-urap membuat sensasi pedas menyatu sempurna.
Bagi anda pecinta kuliner pedas, ayam panggang Bangi patut menjadi referensi.(*)